SABLON POLYFLEX VS SABLON DTG

Rhinoflex.co.id – SABLON POLYFLEX VS SABLON DTG, Hi Rhinovers! Bagi kalian yang bergelut di bidang sablon digital, pasti tahukan bahwa jenis sablon ini memiliki banyak teknik, yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan kalian. Mulai dari teknik sablon polyflex, dtg, sublimasi, dan lain sebagainya. Nah, di artikel kali ini, kita akan membahas perbedaan antara 2 teknik sablon, yaitu sablon dtg dan sablon polyflex. Let’s check this out!

SABLON POLYFLEX VS SABLON DTG

 

Sablon direct to garment atau yang dikenal luas dengan sebutan sablon dtg, merupakan teknik sablon dengan menggunakan mesin printer garment digital. Printer DTG ini menggunakan printer inkjet dengan tinta yang dimodifikasi. Jadi sablon dtg ini memungkinkan kalian untuk mencetak hasil desain langsug pada kaos kalian. Gambar yang dihasilkan akan sama dengan desain yang telah ditentukan. Sedangkan sablon polytflex adalah jenis sablon digital dengan menggunakan bahan flex atau heat transfer film. Teknik ini merupakan metode sablon dengan menempelkan bahan polyflex pada kaos, jersey, ataupun jaket, menggunakan alat heat press. Jenis sablon ini biasa digunakan untuk desain yang memiliki satu atau dua warna saja. Proses yang terbilang mudah menjadi salah satu keunggulan dari teknik sablon ini nih Rhinovers.

Proses mencetak kaos menggunakan printer DTG sangat mudah, seperti mencetak tulisan atau gambar pada kertas melalui printer biasa. Printer DTG ini mampu mencetak kaos secara langsung tanpa melalui transfer paper. Waktu yang dibutuhkan untuk mencetak kaos dengan tekniuk ini tidak lama, kurang lebih hanya 10 menit saja. Salah satu kelebihan dari printer DTG ini adalah, kalian bisa mencetak tanpa batasan warna dan gambar, detil sekecil apapun akan tercetak pada media kaos kalian. Kalian juga bisa mencetak kaos tanpa minimum order, karena dapat dicetak secara satuan. Sedangkan proses mencetak kaos dengan teknik sablon polyflex  Mesin memerlukan mesin cutting. Fungsi mesin cutting ini sendiri adalah sebagai alat untuk memotong atau membentuk pola. Jadi bahan yang sudah dipotong nantinya ditempelkan pada kaos, lalu di press menggunakan mesin heat press.

Perbedaan lainnya adalah, teknik sablon polyflex kebanyakan digunakan pada jersey atau kaos bola, walaupun bisa juga diaplikasikan pada kaos biasa atau jaket. Sedangkan sablon DTG hanya dapat mencetak pada kaos biasa. Kedua teknik ini memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing ya Rhinovers. Jadi tinggal kalian putuskan jenis sablon mana yang cocok untuk bisnis yang kalian jalani.

Tags: sablon polyflex vs rubber, lebih bagus plastisol atau polyflex, sablon dtg, cara sablon polyflex, sablon plastisol, sablon polyflex dan dtg, dtg vs manual, sablon digital vs dtg, sablon polyflex vs dtg

Rhino Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dibidang sablon digital printing. Kami menyediakan peralatan sablon digital seperti mesin press, mesin sublime, mesin printing, mesin cutting, bahan polyflex, custom consumable dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Halo!

Silahkan chat saya jika ada pertanyaan!!

× Chat