Mengenal Perbedaan Offset Printing dan Digital Offset

Mengenal Perbedaan Offset Printing Dan Digital Offset


Perbedaan Offset Printing dan Digital Offset – Rhinoindonesia.com – Selain dengan cara sablon, ada dua teknik cetak offset digital (digital printing) mencetak paling umum digunakan dalam industri percetakan, yaitu,  cetak offset (offset printing) dan cetak digital offset (digital printing). Apa perbedaan antara teknik cetak ini? Apa keuntungan dan kerugian dari masing-masing teknik?

Teknik offset merupakan salah satu teknik percetakan yang paling umum digunakan. Dengan metode offset, materi yang ingin dicetak dipindahkan dari sebuah plat ke lapisan karet, lalu ke atas permukaan bahan. Proses offset menggunakan tinta basah dan memerlukan proses pengeringan setelah proses percetakan berlangsung.

Offset digunakan untuk mencetak dalam skala/kuantitas besar. Di antara semua teknik percetakan, offset bisa dibilang merupakan yang paling ekonomis, berkualitas tinggi dan memiliki konsistensi yang baik untuk mencetak dalam skala besar.

Offset Printing VS Digital Offset

Pada dasarnya perbedaan antara digital printing dan offset printing terletak pada cara mencetaknya. Digital printing menggunakan toner, atau pada mesin yang lebih besar menggunakan tinta cair. Hasil cetakan dibuat dengan mencetak langsung pada media yang tersedia baik kertas, karton maupun plastik. Sedangkan pada offset printing hasil cetakan tidak langsung dicetak pada media, melainkan dibentuk terlebih dahulu pada satu plate, yang kemudian digunakan untuk memindahkan gambarnya ke sebuah Rubber Blanket lalu barulah Rubber Blanket tersebut digulirkan pada media cetak, contohnya kertas.

Bila dibandingkan sebenarnya kedua jenis printing ini sama-sama bagus. Memang dari segi kualitas hasil cetakan mesin offset lebih unggul dalam variasi besar kertas cetakan yang bisa dipilih serta ketajaman hasil cetakan, tetapi hasil cetakan dari mesin digital printing sendiri juga tidak kalah bagus dari hasil cetakan mesin offset; perbedaan ketajaman gambarnya sulit terlihat oleh orang pada umumnya

OFFSET PRINTING

Teknik offset merupakan salah satu teknik percetakan yang paling umum digunakan. Dengan metode offset, materi yang ingin dicetak dipindahkan dari sebuah plat ke lapisan karet, lalu ke atas permukaan bahan. Proses offset menggunakan tinta basah dan memerlukan proses pengeringan setelah proses percetakan berlangsung.

Offset digunakan untuk mencetak dalam skala/kuantitas besar. Di antara semua teknik percetakan, offset bisa dibilang merupakan yang paling ekonomis, berkualitas tinggi dan memiliki konsistensi yang baik untuk mencetak dalam skala besar.

OFFSET – DIGITAL PRINTING

Digital offset, atau istilah kerennya yaitu digital printing, adalah sebuah metode percetakan dari gambar berbasis digital, yang biasanya berupa File, kemudian bisa langsung dicetak di berbagai media dengan cara yang lebih cepat.

Digital offset merupakan hasil inovasi perkembangan dari metode percetakan konvensional, yang muncul seiring dengan kemajuan teknologi dunia yang sudah masuk ke dalam era digital.

Umumnya digital offset memiliki biaya produksi yang lebih tinggi untuk per satuannya dibanding metode cetak yang lebih konvensional seperti percetakan offset dan sablon.

Akan tetapi, teknik digital offset ini memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh metode percetakan offset maupun sablon, yaitu tidak memerlukan proses pra cetak seperti pembuatan film, plat cetak (offset), ataupun afdruk screen (sablon).

Karena proses yang dilalui digital offset lebih ringkas, membuat digital offset menjadi lebih banyak digunakan untuk pencetakan skala kecil, sehingga teknik cetak digital offset sering juga disebut teknik cetak print on demand (sesuai permintaan), karena bisa mencetak dalam jumlah sedikit atau bahkan satuan.

Tinta yang digunakan adalah jenis tinta pasta, tinta toner yang dikeringkan dengan cara dipanaskan, dan sebagainya, tergantung masing-masing jenis mesin digital offsetnya. Perbedaan jenis tinta yang digunakan ini akan memiliki reaksi yang berbeda pula pada kertas.

Pilih Mana? Offset Printing atau Digital Offset

Agar lebih mudah menentukan metode mana yang cocok Anda pakai, Anda bisa menyimak panduannya berikut ini,

Pilih Cetak Digital Jika:

  • Anda ingin mencetak dalam jumlah satuan atau kuantitas kecil.
  • Anda butuh hasil cetak yang lebih cepat dengan harga yang terjangkau.
  • Ukuran bidang cetak Anda tidak lebih besar dari ukuran A3+.

Pilih Cetak Offset Jika:

  • Anda butuh cetak dalam jumlah atau kuantitas besar, dengan harga yang sangat ekonomis.
  • Anda butuh ukuran cetak yang lebih variatif, hingga lebih besar dari ukuran A3+.
  • Hasil cetak Anda tidak terlalu urgent (karena waktu produksinya lebih lama).

Pada akhirnya Perbedaan Offset Printing dan Digital Offset hasilnya tidak jauh berbeda. Hal terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah dari segi efisiensi harga. Bila mencetak dalam jumlah sedikit maka digital printing lebih efisien, sedangkan bila ingin mencetak dalam jumlah banyak maka offset printing lebih efisien.

Demikian artikel dari rhinoindonesia.com tentang Mengenal Perbedaan Offset Printing dan Digital Offset. Simak Tips, Tutorial, How to, dan Informasi seputar sablon digital di Youtube Rhino Indonesia.

Semoga informasi ini bermanfaat ya Rhinovers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *