Ini ringkasan pembahasan tentang Dtf Printing dari panduan lengkap Rhino Indonesia:
DTF printing itu apa? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama bagi pemula yang ingin masuk ke bisnis custom apparel. DTF atau Direct to Film merupakan metode printing yang memungkinkan desain dicetak terlebih dahulu pada film transfer, kemudian dipindahkan ke kain menggunakan panas dan tekanan. Teknologi ini banyak digunakan untuk membuat kaos custom, jersey, hoodie, tote bag, jaket, hingga berbagai produk apparel lainnya. Dibandingkan beberapa metode sablon konvensional, DTF menawarkan proses yang praktis dan fleksibel untuk menghasilkan desain full color. Lalu, bagaimana cara kerja DTF dan apa saja yang perlu dipersiapkan? Simak panduan lengkapnya berikut ini. DTF Printing Itu Apa? Hasil...
Mesin DTF mencetak desain ke film PET menggunakan tinta khusus (CMYK + White), lalu ditaburi powder adhesive dan di-cure dengan conveyor oven. Film siap transfer di-press ke kain dengan heat press. Prosesnya mudah, cepat, dan tidak memerlukan pre-treatment kain.
HPP per transfer DTF terdiri dari: tinta (~Rp 500–1.500/lembar A4), powder adhesive (~Rp 200–500), listrik, dan penyusutan mesin. Total biaya produksi umumnya Rp 2.000–5.000 per transfer A4, dengan harga jual pasar Rp 8.000–25.000 tergantung ukuran dan desain.
Temukan mesin yang tepat untuk usaha sablon Anda — dari cutting, DTF, sublimasi, hingga laser & knitting:
Brand Pendukung Rhino Indonesia: